dydy's posts with tag: obrolan teu puguh

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag obrolan teu puguh
Blog EntryGajah ini sudah peotJun 26, '08 6:22 AM
for everyone

Kakak saya nyebut saya gajah. Bukan karena gendut (karena dia lebih gendut dari saya), tapi gara-gara bukunya Agatha Christie yang judulnya "Gajah Selalu Ingat". Saya emang biasanya bisa mengingat hal-hal penting dan nggak penting sabangsaning tanggal ulang tahun sodara-sodara dan temen-temen, nomer-nomer telepon (sampe temen saya nyebut saya buku telepon berjalan), nomer-nomer plat mobil (nggak penting banget lah), atau nama-nama pemenang Gadis Sampul (ini apalagi...).

Di keluarga saya, biasanya saya (dan ibu saya) yang pertama ingat ultah, dan si bungsu yang paling "nggak ngeh". Sekarang, saya biasanya jadi yang terakhir inget. Termasuk hari ini, hari ultahnya kakak saya nomer 2. Lagi-lagi saya telat.

Saya juga biasanya inget nama dan wajah orang. Tapi lagi-lagi beberapa hari yang lalu saya betul-betul lupa nama seseorang, yang sebetulnya sih belum lama-lama amat nggak ketemu. Saya nemu seseorang di friendster, pas diliat foto-fotonya ternyata istrinya adalah temen kantor saya waktu di Shafira produksi. Dipelototin foto istrinya, tetep ga inget-inget namanya. Padahal dulu suka curhat-curhatan, malah pas nikahannya di Garut saya juga dateng (kok saya ga ngeh ya kalo suaminya anak itb). Tapi sampe sekarang pun ga yakin apa saya bener nginget namanya: Rina. Kayaknya salah.

Dan banyak lagi. Baca aja postingan akhir-akhir ini...pasti banyak tulisan 'lupa', 'ga inget', 'memori parah' dll.

Gajah ini semakin peot....atau kebalik...gajahnya overload....

Blog EntryKenapa sekarang banyak anak kembar?Jun 15, '08 6:00 AM
for everyone
...ini asli nanya.

generasi saya kayaknya nggak banyak kenal orang kembar. Sekarang, dihitung-hitung sudah ada 5 kenalan dekat (bukan kenal online, bukan temennya temen, dll) yang anak-anaknya kembar.
Is this a phenomenon?

Blog EntryNila-nila perusak susuJun 4, '08 1:37 AM
for everyone
Karena nila setitik, rusak susu sebelanga. Salah satu peribahasa Indonesia yang familiar ya?

Kadang-kadang karena satu kesalahan (kesalahannya tergantung preferensi pemirsa juga sih) yang dilakukan seseorang, rusak sudah image orang itu di mana pemirsanya.

Salah satu nila di mata saya adalah rokok. Gara-gara rokok penilaian saya terhadap seseorang bisa berubah drastis. Memang nggak adil sih. Saya sendiri berusaha nggak melupakan kualitas yang lain dari orang yang bersangkutan, tapi kadang-kadang itu otomatis aja. Terutama kalo saya nggak kenal baik sama orangnya.

Misalnya Ferdi Hasan. Cakepnya langsung ilang di mata saya waktu saya liat dia merokok di salah satu ruang tunggu Trans TV. Hahaha...nggak objektif banget ya? Padahal tetep cakep.

Nila lainnya yang subjektif, misalnya kalo si orang itu bikin saya sebel. Biarpun orang-orang misalnya suka sama dia, atau orang-orang bilang dia baik....gara-gara si nila, saya ga bisa berpendapat sama. Again, nggak adil sih. Maklum, masih belajar.

Nila memang jagoan. Susu seberkualitas apapun bisa rusak hanya dengan setitik. Ingat gubernur Eliot Spitzer dengan nila-nya, skandal seks. Portfolionya yang panjang jadi tidak berharga. Tapi nila yang ini memang nila kelas tinggi, soalnya selain merusak moral image, juga mencerminkan kemunafikan pak mantan gubernur, karena salah satu kampanyenya adalah memberantas prostitusi.

Nila yang hampir sama menitik Bill Clinton. Tapi imagenya kok nggak begitu rusak ya? Mungkin karena prestasinya jauh lebih banyak dan warga Amerika merasakan manfaatnya, and he's very likable.

Ah..nila-nila perusak susu. Mudah-mudahan kita masih bisa ingat rasa enaknya susu itu sebelum tertitiki nila...

Blog EntryKalo saya superhero...May 31, '08 6:02 PM
for everyone
...saya pengen punya power mengerjakan banyak kerjaan sekaligus dalam satu waktu.
Atau punya power mengkloning diri, yang satu suruh masak, satu suruh bersihin rumah, satu suruh bikin paper, satu suruh ngurus website, milis dan jawabin email....yang asli main sama Aliefya..
Atau punya kantong doraemon aja deh.

Blog EntrySiapa inspirasimu?May 30, '08 4:02 AM
for everyone
Ini salah satu pertanyaan saya waktu 'mewawancarai' salah satu crafter yang akan saya tampilkan jadi profil di website hobikriya (yup, mulai bulan Juni akan ada fitur "Hokkier bulan ini").
"Siapa yang jadi inspirasimu?"
"Wah, banyak! Daftarnya bisa panjang!"

Mungkin jawaban saya juga gitu ya kalo ditanya siapa yang jadi inspirasi saya, apalagi kalo bidangnya bukan hanya tentang merajut, kriya secara umum, even life.

Kalo bidang merajut, mungkin saya bilang Annie Modesitt, Mary Thomas, yang mengajarkan there is no right way to knit. Cara bisa berbeda, kalo hasilnya sama, ya caranya betul. Banyak jalan menuju Roma.
Kalo kriya secara umum, mungkin saya nggak nyebut orang, tapi website, atau majalah. Website2 semacam Instructables, Etsy, majalah ReadyMade, menginspirasi untuk berpikir out of the box. Invent.
Kalo life? Wah...saya harus mikir panjang untuk yang ini.

Siapa inspirasimu?

Blog EntryKita suka pamerMay 21, '08 5:38 PM
for everyone
..just admit it.

Pamer diri, pamer anak, pamer karya, pamer ini, pamer itu. Kita butuh apresiasi, butuh pujian.
Dan MP adalah tempat yang tepat!

Kecewa nggak kalo postingan kita ga ada yang liat?
Kecewa nggak kalo nggak ada yang reply?
Kalo iya...yah...berarti gitu lah...:P

Atau seperti yang seorang temen saya bilang, "Setiap orang punya jiwa eksebisionis". Mungkin yang membedakannya adalah seberapa besar jiwa eksebisionisnya (secuil kah? segepok kah?), dan cara bagaimana yang dipakai untuk melakukannya (subtle? obvious? even obnoxious?).

Ngaca yuuuk?

*maaf kalo ada yang tersinggung...saya lagi lieur dan jenuhnuhnuh hari ini*

tambahan :

Makasih semua tanggapannya. Buat yang tersinggung, maaf yah. Bukan maksud menyinggung sebetulnya, tapi mengajak refleksi. Cuman mungkin cara saya terlalu nonjok.

Jujur aja, saya juga tertonjok.

Seringkali saya mikir, kenapa suatu postingan saya setting untuk everyone? Kenapa saya ingin semua orang liat postingan saya? Apakah karena saya ingin pamer? Padahal kalo sekedar untuk konsumsi diri sendiri, kan bisa diset private, bisa diset tidak bisa dikomentari, bisa diset tidak muncul di inbox, dll.

Kadang saya (ternyata) memang pingin pamer (secuil jiwa eksebisionisnya muncul), tapi nggak selalu juga. Motivasinya kadang-kadang adalah pure berbagi kebahagiaan (seperti waktu saya menang di instructables). I remember every feeling incorporated in every posting. Saya ingat mana yang memang ingin pamer, mana yang enggak.

Apa sih pamer? Menurut saya pamer itu memperlihatkan sesuatu untuk dilihat/baca/dengar/tonton orang lain. Simpel aja. Tapi memang konotasinya negatif ya. Mungkin terpengaruh unsur muatan 'niat'nya.

Pamer diri, sering. Pamer anak, saya usahakan sesedikit mungkin sih, karena yang dipamerkan belum ngerti. Saya merasa nggak adil memamerkan sesuatu/seseorang yang tidak tau dirinya dipamerkan ke dunia luar. Pamer karya, sering juga (eh nggak ding, saya kan ga produktif).

Saya harap pameran saya nggak pernah menjengkelkan orang lain. Itu aja lah. Tujuan pertama sih memuaskan diri sendiri. Kalo ternyata menjadi inspirasi, itu bonus.

Sekali lagi terimakasih tanggapannya semua...

...beberapa waktu yang lalu ada pesan masuk ke email admin merajut.com. Isinya pada intinya adalah protes. Galerinya membosankan, pola nggak bisa didownload. "Aku bosan!", katanya.

Saya jawab,"Maaf kalo nggak berkenan. Harap maklum kekurangan sumber daya manusia pengelola website. Barangkali Anda mau membantu?". Tidak ada jawaban.

Saya antara maklum dengan ketidakpuasan "customer" (dibilang customer nggak cocok juga kayaknya), dan merasa tidak dihargai. Kalo nggak ada yang bikin websitenya dan upload foto-foto di galerinya, dia bisa liat foto-fotonya nggak? 

Setelah tau susah payahnya di belakang layar, sendirian pula, sekarang saya nggak akan protes lagi sama siapapun yang memungkinkan saya dapat fasilitas gratis. Kalo bayar, lalu protes kalo merasa ga puas, itu sih ga apa-apa yah....:P

Kadang-kadang saya cuma butuh ucapan terimakasih.

*makasih kepada para geek di balik program-program opensource, makasih MP, makasih Google, makasih Yahoo, makasih buat semua yang ngasih gratisan, makasih ya Allah....*

Blog EntryKita masih peduli statusMay 19, '08 2:15 PM
for everyone
...saya nggak percaya kalo ada yang bilang status dan gelar nggak penting. Masih penting. Kecuali untuk orang-orang yang sudah lepas dari nafsu keduniawian dan sudah menemukan ketinggian spiritual.

Saya inget seorang teman yang sedang mempertimbangkan calon suami. Ada beberapa, termasuk seorang yang berpendidikan D3. Dia berkali-kali bilang, "soleh sih, tapi....cuma D3. Buat saya tingkat pendidikan masih penting" (status toh?). Akhirnya dia milih yang udah doktor, untungnya soleh juga...hihihi.

Kenapa pembantu rumah tangga sekarang namanya asisten? Karena status pembantu dianggap rendah, jadilah asisten untuk meninggikannya. Saya dulu sempet heran waktu temen saya bilang "asisten". Saya pikir memang asisten ibunya yang punya profesi sampingan penjahit.

Kenapa bela-belain beli barang bermerk terkenal? Pasti salah satu alasannya adalah status. Bahkan yang merk palsu juga diembat....demi status.

Saya pernah baca juga somewhere tentang sekelompok quilters di kota mana gitu yang menolak disebut quilters, dan minta disebut "fiber artist". (Jadi inget postingan teh Echy tentang gelar tukang rias yang kalah gaya dari make-up artist)

Saya? Masih peduli juga. Contohnya waktu ke knitting cafe waktu itu, saya tanya2 ttg benang2 tertentu yang mengasosiasikan bahwa saya cukup berpengalaman di dunia knitting. Pemula ga bakalan beli dan tanya tentang laceweight yarns.

Status masih penting....masih...Pengennya sih nggak begitu, tapi sejujurnya ternyata masih. Kalopun bukan demi dianggap oleh orang lain, ya untuk memuaskan image diri. Betul kan? Tanyalah diri sendiri.

Blog EntryBudaya Mengolok-olok May 16, '08 3:17 AM
for everyone
Habis liat postingannya mbak Dian tentang mobil yang penuh dipasangin stiker termasuk stiker-stiker anti Bush, saya jadi inget pengen nulis tentang ini udah lamaaa banget. Tentang budaya mengolok-olok di Amerika.

Di sini salah satu acara rutin setiap malam di beberapa tivi nasional adalah acara-acara talkshow semacam Tonight Show (Jay Leno, NBC), Late Show with David Letterman (CBS), yang di luar talk show isinya seringkali mengolok-olok siapapun yang bisa diolok-olok, semata-mata buat hiburan bikin ketawa penonton.
Selebriti, jelas. Politikus, sering. Termasuk presiden (sering banget sih ini mah).

Kalo di Indonesia, pasti sudah dikategorikan penghinaan terhadap presiden, mungkin ditangkap dan dipenjara (masih nggak kayak gini?). Tapi kalo di sini nggak gitu. Orang sudah terbiasa dengan budaya olok-olok, jadinya humor atau heureuy semacam ini nggak jadi masalah (mungkin kecuali buat yang dijadiin bahan olok-oloknya). Selama tidak berupa hate speech, bebas-bebas aja.

Makanya, orang barat nggak bisa ngerti kenapa muslim harus marah-marah kalo mereka mengolok-olok nabi Muhammad. Di sini mengolok-olok siapapun sudah biasa, termasuk Yesus, bahkan Tuhan sekalipun. Mungkin karena budaya mengolok-olok sudah mendarah-daging? Saya sendiri suka bingung, apa orang sini nggak ada respek sama sekali sama orang lain?

Sepertinya di Indonesia udah mulai juga ya? Korbannya para artis?

Blog EntryParallel universeMay 7, '08 12:13 AM
for everyone
..gara-gara ngereply postingan nenengceriwis yang lagi nyari partner dansa, jadi kepikiran tentang parallel universe. Di universe lain, saya jadi apa? tinggal di mana? kerja jadi apa?

"Scientists now believe there may really be a parallel universe - in fact, there may be an infinite number of parallel universes, and we just happen to live in one of them. These other universes contain space, time and strange forms of exotic matter. Some of them may even contain you, in a slightly different form. Astonishingly, scientists believe that these parallel universes exist less than one millimetre away from us. In fact, our gravity is just a weak signal leaking out of another universe into ours."

hello a slightly different me (asdm), kenalan dong..

asdm 1 : masih single, tinggal di margahayu, kerjaannya luntang lantung, mungkin sering main ke cisitu, ikut mroyek desain atau maket...

asdm 2 : sudah menikah (suaminya siapa ya), anak 3, di rumah repot ngurus anak, ga punya internet, gaulnya sama tetangga seRT aja

asdm 3 : single tapi punya pacar, jadi desainer, punya butik, lagi mikir-mikir kapan enaknya tanggal pernikahan sama si aa (atau mas, atau uda, atau mister someone)

asdm 4 to infinity....

hehehe

Blog EntryMending Paula, Simon, atau Randy?May 5, '08 10:09 AM
for everyone
Siapapun yang pernah nonton American Idol pasti tau Paula-Simon-Randy yang dimaksud di judulnya. Yup, para juri AI. Tapi saya nggak akan ngebahas American Idolnya, mana emang udah 2 taun ga ngikutin pula. Yang pengen saya ceritain adalah cara masing-masing juri menyampaikan penilaiannya.

Paula, komentarnya selalu indah-indah. Malah kalaupun intinya nggak indah, tapi dia selalu berusaha "menyalutgula" penilaiannya itu supaya si kontestan nggak pundung.

Simon, tau lah. Kalo jelek dibilang jelek, malah kadang berlebihan. Kalo bagus ya bagus. Kalo Simon bilang bagus, then you know you did well.

Randy, sepertinya ada di tengah-tengah. Memang kalo jelek dibilang jelek, tapi nggak sampai mencela-cela. Dan kalo bagus, bilang bagus plus yel yel penyemangat.

Terus kenapa?
Cuma pengen nanya, seandainya temen-temen jadi 'kontestan' in everyday life, lebih suka menghadapi Paula yang bersalutgula, Simon yang jujurnya keterlaluan, atau Randy?

Contoh "Paula" : seorang cewek yang diputusin cowoknya. Si cowok bilang "...tapi kamu tetap teman saya yang terbaik". Si cewek yang jelas kurang rela dengan statusnya yang baru (mantan dan pacarless), dan biasanya pihak yg diputusin kan masih cinta ya, jelas berharap banyak sama kalimat itu. Eh ternyata, itu cuma salutgula...sekedar penghibur.

Contoh "Simon" : ada penganten baru, istrinya baru belajar masak, kurang asin. Suaminya bilang "Masakanmu ga enak". Jujur, tapi peurih...:D

Contoh "Randy" : seandainya diposisikan di dua contoh di atas. Si cowok nggak bilang gitu tapi "..mungkin nggak enak buat kita, tapi sepertinya ini yang paling baik..". Si suami nggak bilang gitu tapi "Kayaknya masakannya kurang asin deh. Tambahin garam pasti lebih enak"

Kalo saya, jelas pilih Randy anytime....

Blog EntryDefinisi "Contact" yang baik...Mar 2, '08 12:11 PM
for everyone
Membaca tulisan Adjeng tentang hapus-menghapus kontak MP, saya juga jadi mikir sebetulnya yang seperti apa sih kontak MP yang baik itu. Kalo definisi kontak yang baik itu yang selalu baca semua postingan kontaknya dan selalu meninggalkan jejak berupa reply (kalo sekadar jejak sih bisa ketauan kan), well....mungkin saya bukan kontak yang baik.

Saya nggak selalu klik setiap postingan dari kesemua 305 kontak saya, dan yang saya klik pun nggak selalu saya reply. Tergantung topiknya, suasana hati waktu ngMP, kondisi pas ngMP (kalo sambil gendong anak susah mau ngereply), dan lain-lain pasti banyak sebabnya. Soal topik juga saya yakin masing-masing punya ketertarikan sendiri. Masing-masing punya preferensi postingan seperti apa yang ingin dia baca dan mana yang tidak. Nggak bisa disalahin lah, kan urusan selera selalu subyektif kata Echa juga di postingan Menikmati Seni ala Saya (komentar Echa saya kutip terus nih).

Kalo soal hapus menghapus kontak, menurut saya itu hak masing-masing juga. Saya baru-baru ini menghapus satu kontak karena postingannya per hari sangat banyak dan isinya info-info non personal tentang topik yang tidak menarik buat saya. Maaf aja kalo ybs sakit hati. Aga2 merasa bersalah sebetulnya, tapi yah..gimana dong?

Yah, mungkin saya memang bukan kontak yang baik. Yang mau hapus saya karena hal ini silakan :). Saya tau kok ada beberapa yang ngehapus saya dari contact listnya. It's ok. Their loss....hehehehehehe...

Blog EntryEnak mana, kenalan di internet atau di darat?Mar 2, '08 12:53 AM
for everyone
...habisnya kenalan di darat, kadang-kadang kalo pas kenalannya si orangnya lagi bete, udah ga suka duluan sebelum kenal dia yang sebenarnya. Atau kalo orangnya pemalu dan pendiam, canggung, kan susah kenalannya. Atau lagi kalo orangnya berwajah judes kayak saya, belom-belom orang udah males kenalan (iya nggak Yun? hehehe).

Sementara kalo kenalan di internet, eh, lebih tepatnya sih kenalan lewat blog, biasanya lebih bisa kenal 'dalemnya' duluan. Baca bukunya tanpa lihat sampulnya. Yang pemalu dan pendiam pun biasanya lebih banyak bicara di blog. Their mind can speak louder.

Jadi enak mana menurut temen-temen? Kenalan di internet atau di darat? Atau laut? Udara? :D



Blog Entry"Lelaki itu manusia verbal"Feb 21, '08 2:02 AM
for everyone
Entah kenapa saya tiba-tiba ingat kalimat ini. Diucapkan oleh seseorang yang waktu itu statusnya masih pacarnya temen saya (sekarang sudah suami).

Biasa lah, perempuan kadang suka merajuk atau tiba-tiba ngambek kalau pasangannya tidak menangkap isyarat untuk melakukan sesuatu yang dia inginkan. Alasannya, "Mustinya dia ngerti dong!".

Mana bisa. Memangnya bisa telepati?

Jadi kata si seseorang yang waktu itu statusnya masih pacarnya temen saya itu, "Lelaki itu manusia verbal. Kita baru ngerti kalo kalian ngomong apa yang dimaui. Kalo enggak, jangan harap."

The truth is, skenario "dia harusnya mengerti maunya saya" itu cuma ada di kepala kita sendiri.

So speak up!

Blog EntryWhat do you think of me?Feb 7, '08 2:20 AM
for everyone
...ada yang bilang judes, pendiam, sangar, cuek, okem, preman (dulu sih...:P)
...ada yang bilang baik, ramah, suka nolong, (huhuy...terbang...terbaaang...)
...ada yang bilang naif, bloon, gampang percaya...

what do you think of me? just curious.

Blog EntryCerdas Cermat KomikFeb 2, '08 1:38 AM
for everyone
Ini salah satu permainan saya sama sodara-sodara dari jaman kecil, gara-gara di rumah banyak komik. Kita emang suka main kuis-kuisan, misalnya Pancasila Ada Lima. Quote postingan saya setaun yang lalu :

"Kita sering maen Pancasila Ada Lima [ada yang ga tau? masa sih?]. Di sekolah juga sering maen sih tapi kan kategorinya standar : nama benda, makanan, atau apa lah. Kalo kita kategorinya aneh-aneh, banyak singkatannya juga. Ada SLDSW : Sungai Laut Danau Selat Waduk, PKNB : Pulau Kota Negara Benua, ada GBFP : Gunung Bintang Film Penyanyi [gunung disatuin sama penyanyi...*sigh*] dan apalagi ya perasaan kategorinya banyak dan jadi standar buat kita. Padahal maennya kan jadi susah. Kita bolak-balik liat peta Indonesia dan dunia nyari nama kota atau negara. Bolak-balik curi-curi liat buku RPUL [Rangkuman Pengetahuan Umum L...*lupa panjangnya*] buat nyari nama sungai, laut dll. Hehe...ternyata maen Pancasila Ada Lima bagus buat belajar IPS.
Selain itu, ada juga tebak-tebakan komik. Kita punya banyak komik di rumah dari mulai Tintin, Lucky Luke, Asterix, Smurf, Yakari, Johan & Pirlouit, dll dsb sampe komik Jepang. Nanti satu orang pegang komiknya, terus nanya "kalimat ini siapa yang ngomong...". Gilanya, sering ketebak bener....hahaha...berarti hapal luar kepala itu percakapan di komik! Kurang kerjaan pisan."

Berhubung lagi iseng, dan kebetulan lagi ngobrolin komik sama sikoni gara-gara postingan Joe Dalton si dalus, jadi pengen cerdas cermat komik lagi. Sekarang mah ngajak-ngajak lah, siapa juga boleh ikut. Yang bisa jawab, jagoan lah.

Pertanyaan (akan selalu diupdate dan ditambah, sakainget & sakahayang) :
1. Sebutkan saran Tintin kepada Kapten Haddock waktu kupingnya budek di Tintin di Tibet
2. "Itu nah yang bagus" <--- di buku apa adanya kalimat ini, siapa yang mengatakannya
3. Apa yang digunakan panoramix untuk membuat ramuan super ketika tidak berhasil mendapatkan minyak bumi?
4. Siapa nama teman Alix yang rambutnya dibob?
5. Sebutkan dua tokoh di buku Lefranc (selain Lefranc dong ah)
6. Sebutkan nama salah satu musuh Yo Susi dan Yoko
7. Sebutkan 10 macam makian Kapten Haddock
8. Di buku mana hidung Kapten Haddock bengkak?
9. Kenapa film buatan 4as berusaha dicuri di buku 4as dan Piala Emas?
10. Di buku mana Abraracourcix jadi kurus?
11. Sebutkan minuman kesukaan Cleopatra di buku Asterix dan Cleopatra
12. Apa profesi Achille Talon
13. Siapa yang suka bilang "Nyebelin Ngeselin Ngebenciin!"
14. Sebutkan lagu yang sering dinyanyikan Lucky Luke di akhir buku
15. Sebutkan 6 judul seri Lucky Luke
16. Di buku apa ada kata-kata jijay dan jayji?
17. Sebutkan nama pilot yang mati di seri Tanguy & Laverdure
18. Sebutkan nama Jendral di seri Tintin, munculnya di buku mana aja
19. Binatang apa (selain Snowy) yang muncul di buku Tintin Rahasia Pulau Hitam
20. Tintin judul mana aja yang penampilannya beda (nggak seperti komik biasanya)

nih pertanyaan manga

21. Siapa nama gurunya Maya Kitajima dan kenapa mukanya rusak
22. Apa yang terjadi waktu pentas perdana Padang Liar Yang Terlupakan
23. Sebelum sekolah drama, apa kerjaannya Maya Kitajima
24. Apa pangkatnya Ijuin (Miss Modern)
25. Di buku Miss Modern no berapa yang ada adegan Benio makan balkon
26. Sebutkan cowo-cowo cakep yang mengelilingi Benio
27. Siapakah Ronanushi dan apa ciri khasnya?
28. Siapa nama bodyguardnya Benio dan dia punya tato gambar apa di lengannya
29. Bagaimana bunuh diri ala Benio?
30. Siapakah Lionmaru?
31. Apa nama gejala yang menunjukkan perubahan wajah Michael kalo nyium bau ga enak? (Michael)
32. Siapakah Nyazira dan kenapa dia gendut sekali
33. Siapa nama kucing Amerika 10 juta yen yang akhirnya jadi bapaknya anak2 Nyazira?
34. Siapa kucing yang mabuk matatabi
35. Siapa nama monyetnya Chinmi di Kungfu Boy
36. Siapa Bikei, ciri khas dan jurus andalannya
37. Sebutkan 2 jurus andalan Chinmi
38. Sebutkan 5 orang yang pernah jadi lawan Chinmi
39. Apa nama Kuil tempat Chinmi belajar kungfu
40. Siapa nama asli Master Keaton, apa profesinya, dan kenapa dia jagoan.

segitu dulu


Blog EntrySeandainya Barack Obama jadi presiden AS...Jan 11, '08 12:13 PM
for everyone
...mungkin kalo ada kunjungan kepresidenan ke Indonesia ga akan disambut demonstrasi anti Amerika, tapi dipasang spanduk "Welcome home, Barry"

don't you think?
hehe
*lagi iseng*

Blog EntryDua Tikus Menghadapi KematianSep 9, '07 12:38 AM
for everyone

judulnya sangar...padahal ceritanya tentang 2 tikus kecil di apartemen saya yang tertangkap dengan sukses. Eh...suksesnya di pihak saya tentunya, tikus-tikus itu gagal melarikan diri.

Tikus pertama, terperangkap dalam kotak cereal. Diam-diam mulut kotaknya saya selotip...dan dia tidak bisa keluar! Haha...
Dia menghadapi kematian dikelilingi makanan.

Tikus kedua, terperangkap jebakan lem tikus. Salah sendiri nyumput di kolong yang jalan keluarnya cuma satu. Begitu keluar langsung kena lem.
Dia menghadapi kematian tanpa ditemani apa-apa.

Sekarang si tikus kedua masih belom mati sih...masih berontak-berontak. Saya belom berani jadinya ngebuangnya...masih waspada takut dia berhasil melepaskan diri. Saya taro ekstra lem di depannya, jadi kalo berhasil lari, kena jebak lagi.

Maaf ya kus. Habis jijay.


Blog EntryhmmSep 8, '07 11:40 PM
for everyone

..sedang merasa tertohok dari belakang...

kenapa tertohok....soalnya sepertinya yang menohok tidak sadar...
atau saya aja yang terlalu sensitif (kensitip kata anak lss mah..)

**jadi inget komik miss modern, bagian lionmaru ditusuk banyak "pisau" di punggungnya pas benio ngomel-ngomel ttg wajahnya yang kayak singa**

or maybe it's just jealousy...

oh stop...mikirinnya aja bikin sakit maag jadi kumat..

hhh...saatnya bebersih hati...


Blog EntryBiro JodohJul 12, '07 12:59 PM
for everyone

Seringkali kalo ketemu temen yang masih single, salah satu kalimat yang muncul dalam pembicaraan adalah "Cariin dong", alias cariin jodoh. Dalam nada main-main atau serius. Atau nada main-main dengan keseriusan terselubung.

Saya sih senang-senang aja kalo memang bisa bantu 'menyambungkan'. Saya memang punya kecenderungan suka nyomblangin orang, meskipun nggak sampai maksa-maksa. Biasa aja. Sayangnya belum pernah berhasil, as far as I remember. Meskipun ada juga yang mengklaim bahwa mereka dicomblangkan oleh saya, tapi sayanya ga ngerasa tuh. Perasaan dulu cuma bantuin dan bikin strategi untuk menciptakan suasana-suasana tertentu supaya terjadi moment-moment tertentu yang diinginkan kedua belah pihak. Alias 'tukang mancing' kata temen saya. Soal lainnya sih urusan merekanya sendiri.

Tapi nggak enaknya jadi comblang, kalo something bad happen, kitanya suka ikut terseret. Jadi ga enak lah sama orang-orang yang bersangkutan.

Sekarang dengan posisi jauh dari temen-temen, kadang masih juga ada yang minta cariin. Yah..kalopun ada 'stok', paling2 temen di Indonesia dan pasti susah menghubunginya apalagi memantau perkembangan. Apalagi kalo dikenalin jarak jauh, wah susah deh. Pengennya bisa bantu, tapi apa daya...

Kadang saya sebel sama temen yang mengeluh ga ketemu-ketemu jodo tapi dianya sendiri nggak ada usaha. Cuma menunggu seseorang datang. Nunggu dikenalin tanpa berusaha cari kenalan, dll. Ya tanpa usaha sih semua juga susah...

Jadi...ada yang punya stok jomblowan-jomblowati? Kita jodo-jodoin yuk! Hahahahah...


Pages:12
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help