Sejak beberapa waktu lalu saya banyak membaca tentang batik dan kebaya, dan tentunya tidak bisa lepas dari kontroversi Indonesia dan Malaysia tentang 'kepemilikan' budaya batik dan kebaya. Punya siapa? Indonesia kah?
Batik, meskipun secara bahasa berasal dari bahasa Jawa 'amba' (menulis) dan 'titik', sehingga wajar diaku asal-usulnya dari Jawa, tapi secara teknik ternyata berasal dari....Cina.
"... The history of batik can be traced back to the Western Han Dynasty (206 BC-24 AD)...." Indonesia atau Malaysia belum ada masa itu. Bahkan Majapahit pun baru ada abad ke 14.
Kebaya, dari mana asalnya? Baca di
sini :
"...Kebaya is originated from Arab region; the Arabic word of Kaba means clothing. The name of Kebaya as a particular clothing type was introduced by the Portuguese when they landed on Southeast Asia...."
Dari Arab.
Wajar kan, tanah Cina dan tanah Arab tempat-tempat pusat kebudayaan purba, dari mana berbagai kebudayaan dunia jaman sekarang bersumber.
Jadi soal asal-usul sepertinya tidak ada gunanya diperebutkan. Bukan dari keduanya kok.
*Tapi knitted kebaya mah....tetep....dari Bronx, New York...:D*