dydy's posts with tag: art

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag art
Blog EntryMenikmati seni ala sayaFeb 21, '08 12:17 AM
for everyone
Siang tadi saya diajak mbak Dian ke MoMA, Museum of Modern Art. Ga nolak dong nemenin turis West Haven jalan-jalan, apalagi saya juga lagi butuh refreshing keluar rumah. Lagian seumur-umur di New York belom pernah jalan-jalan ke museum. Bloon? Maybe. Tapi saya ga ambil pusing dianggap menyia-nyiakan kesempatan menjelajahi tempat-tempat yang hanya ada di New York. So what...life's more than that. Ga merasa rugi ah.

Eniwei, dari 6 lantai yang tersedia, kita cuma menjelajahi lantai 1, 2, 3, dan 5.
Lantai 1, lobby, sculpture garden, museum store dan restoran. Kita cuma lewat aja.
Lantai 2, seni kontemporer, prints and illustrated books, media, cafe. Sempet keliling.
Lantai 3, arsitektur, desain, drawings, fotografi. Keliling juga.
Lantai 5, lukisan dan patung. Keliling juga deh.

Terus terang saya cuma bisa menikmati saat keliling lantai 3. Di lantai 2, saya tidak tau bagaimana harus menikmati karya seni kontemporer dan media yang dipajang. Bagaimana saya harus menikmati kanvas besar segi lima berwarna oker dengan sebuah lingkaran abu-abu di dalamnya. Atau instalasi berupa kertas-kertas karton yang tergeletak. Atau sebuah kotak yang menurut saya sih seperti kandang ayam. Atau film tiga menit tentang dua orang bergulat. Seni ala seniman-seniman ini bukan jenis seni yang bisa saya mengerti.

Di lantai 5, lukisan-lukisan Pablo Picasso, Henri Matisse, Piet Mondrian, Van Gogh, Monet, Cezanne, Seurat, dan lain-lain lupa lagi nama-namanya. Tetep....nggak menikmati. Beberapa lukisan Van Gogh, Monet, Cezanne dan Seurat agak-agak kena di hati, tapi yang lain....nggak tuh. "Nggak nyeni luh! Mereka kan pelukis-pelukis besar". Terserah mau dianggap nggak nyeni juga. Kalo ga selera ya ga nikmat mau makan baso Akung juga. Masa hanya karena nama besar lalu semua harus suka.

Cuma di lantai 3 hati ini agak-agak berdesir. Maklum mantan mahasiswa arsitektur. Rasanya gimanaaaa gitu bisa ngeliat langsung coretan tangan arsitek-arsitek besar yang dulu cuma tau dari buku dan kuliah Arsitektur Modern-nya pak Eko. Sketsa-sketsa Le Corbusier, Mies van der Rohe, Louis Kahn, Buckminster Fuller, gambar-gambar perspektif Frank Lloyd Wright, maket asli Villa Savoye dll.
Di galeri desain juga saya sangat menikmati kursi-kursi keren yang dipajang di sana. Foto-fotonya tunggu dari mbak Dian aja ya...batere kamera saya abis. Dan saya cape ngegendong Aliefya yang nggak mau disuruh jalan. Haha.

Eniwei, menurut saya menikmati seni jangan disamaratakan karena sangat subyektif, tergantung selera, latar belakang pengetahuan dan pemahaman masing-masing tentang objek yang akan dinikmati. Saya, lebih bisa menikmati gereja-gereja gotik dibanding Villa Savoye. Lebih suka bangunan-bangunannya Gaudi daripada Salk Institute-nya Louis Kahn. Saya, biasanya tidak bisa menikmati puisi, kecuali sangat sedikit diantaranya. Saya tidak suka rumah yang bagian depannya terlalu simetris, sangat berbeda dengan suami yang sebagai orang matematika sangat menjunjung simetri sebagai syarat keindahan.

Bagaimanapun, begitulah cara saya menikmati seni. Uniquely my way.

laporan lengkap di http://pecintamuseum.multiply.com/photos/album/3/Melongok_Hasil_Karya_Seni_Modern_di_MOMA_I#

foto-foto oleh Dian Yustisiana

© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help