LinkIslam recognizes homosexuality? Really?Mar 30, '08 3:10 AM
for everyone
Link: http://www.thejakartapost.com/news/2008/03/27/islam-039recognizes-homo...

Dapet link ini dari postingan kanti.
Rame nggak kontroversinya di Indonesia?

Kalo pemikiran saya kurang lebih sama dengan kanti, yang kira-kira 'itu pilihan atau bukan'.
http://kantikanti.multiply.com/journal/item/17?mark_read=kantikanti:journal:17&replies_read=3#replyform

comments please...yang objektif ya tapinya.

21 CommentsChronological   Reverse   Threaded
sakurazahro wrote on Mar 30, edited on Mar 30
siti musdah mulia yang saya tahu adalah salah satu tokoh perempuan Jaringan Islam Liberal.
ga heran kalo pemikirannya sering nyleneh.
pemikirannya yang jelas bukan mencerminkan Islam yang sesungguhnya.
Insya Allah aktivis Islam sudah ga asing lagi dengan beliau dan teman2nya.
dianadji wrote on Mar 30
Oh, Islam tentu saja mengenal homosexual sejak dulu, bahkan sebelum Rasulullah lahir. Tapi mengenalnya setahuku bukannya berbetuk perhatian tingkat tinggi & kemurkaan dr Allah pada Sodom & Gomorah? Atau peringatan bagi Nabi Luth utk menjauhi org2 yg zalim seperti yg digambarkan di 2 kota tsb? Kalau cuma soal mengenal saja, agama mana di duniaini yg tidak mengenal homosexualitas? Tapi jangan harap praktek macam itu bisa diterima dengan tangan terbuka & pemikiran baru (dgn dalih2 nyeleweng) kalau seseorg itu memilih homosexualitas krn sebuah pekerjaan atau pengaruh lingkungan.
ikaardina wrote on Mar 30
Aku baca di kompas sih beberapa hari yang lalu.. di beberapa milis juga ada pembahasan ini... Tapi terus terang aja aku ga punya sikap setuju atau tidak setuju.. Tepatnya karena aku ga peduli sama orientasi seksual seseorang, ga akan nge-judge mereka, ga akan memandang mereka berbeda dari aku.. selama mereka ga minta aku merubah orientasi seksual aku aja hehehe...:D. Aku sih mendukung setiap gerakan untuk minta keadilan..
dydy wrote on Mar 30
saya heran kenapa kaum gay dikucilkan tapi koruptor enggak ya?
padahal gay paling jauh juga merugikan dirinya sendiri, sementara koruptor merugikan orang banyak...
itasyam wrote on Mar 30
hiks..hiks.. ita dah mencurahkan isi hati panjang lebar namun ke hapus, karena ini sesuatu yang penting Bismillahirohman nirohim mau ta coba lagi. Menurut pendapat ita kaum gay itu tidak hanya merugikan diri sendiri bila di ibaratkan ia virus maka bisa menyebar dan menularkan kepada yang lain, memang tidak seperti koruptor yang virusnya bisa mematikan secara massal bahkan bisa mematikan suatu negara. Namun virus gay juga tidak bisa dianggap enteng, virusnya menyebar perlahan tapi pasti, hal ini bisa di buktikan dengan melihat situasi suatu negara yang kini telah melegalkan kaum gay ini tidak hanya melgalkan pernikahannya namun juga melegalkan bila mereka mau mengadopsi anak. Sebagai seorang ibu ita meras prihatin karena bukan tidak mungkin suatu saat di negara kita pun bisa terjadi seperti itu, bila kaum gay ini sudah bulat suaranya dan kekuatannya sudah tidak bisa di anggap enteng lagi. Punteun teh dy nya..segini aja dulu ahhhhh...maaf teh kalau ada yang kuran berkenan ya...
ikaardina wrote on Mar 30
dydy said
saya heran kenapa kaum gay dikucilkan tapi koruptor enggak ya?
padahal gay paling jauh juga merugikan dirinya sendiri, sementara koruptor merugikan orang banyak...
Yoiiiih bener.. heran sampai ke ubun2.... Makanya saya ga masalah sama orang2 homoseksual atau lesbian lah... Saya masalah sama koruptor
albirru wrote on Mar 30
weee.. apa nih apa nih?
alittlethingmeanalot wrote on Mar 31
dydy said
saya heran kenapa kaum gay dikucilkan tapi koruptor enggak ya?
padahal gay paling jauh juga merugikan dirinya sendiri, sementara koruptor merugikan orang banyak...
kalo gak salah ya teh...
"penyakit" orientasi seksual itu menular..
jadi banyak yang tadinya tidak gay atau lesbi tapi karena tinggal bareng jadinya ikutan tertular...
ada kan ceritanya, yang jadi gay atau lesbi karena pengaruh lingkungan, bukan bawaan...
contoh TKI disini seperti itu...
karena satu kamar banyakan...dan jika gay/lesbi itu melakukan tindakan yang menyimpang, otomatis teman sekamarnya melihat...
maka lama-lama akan terbiasa dan mungkin tergoda...
mmh tapi rela belum menemukan adanya penelitian profesional yang lebih lanjut soal ini...
allahu'alam bi showab..
dydy wrote on Mar 31
oiya sih...menular juga...tapi kayaknya menularnya nggak semudah penyakit korupsi ya..
alittlethingmeanalot wrote on Mar 31
dydy said
oiya sih...menular juga...tapi kayaknya menularnya nggak semudah penyakit korupsi ya..
belum tentu teh....
dua-duanya sama...
kumaha iman...
hehehe..;)
dydy wrote on Mar 31
haha...kumaha iman...bener sih...
tapi bayangin...lebih mudah 'tertular' mengganti orientasi seksual atau 'tertular' ngambil sesuatu yang bukan miliknya...

eniwei, saya sih nggak sependapat sama si artikel itu, tapi saya juga nggak setuju kalo seseorang dikucilkan karena dia gay.
kalo ternyata homoseksualitas itu pilihan (lifestyle) dan si gay ybs muslim, ajaklah dia ke jalan yang menurut islam benar, bukan malah dikucilkan, dipenjara, dibunuh.
tapi kalo homoseksualitasnya hereditary, sudah tertulis dalam DNAnya misalnya, yang lain dari kenormalan, bisa disalahkan nggak? dosa, atau sakit, atau memang tidak punya pilihan?
albirru wrote on Mar 31, edited on Mar 31
you know Siti Musdah Mulia itu lah mbak Dydy...

IMHO, pasti setiap apa yang kita hadapi adalah pilihan. Tapi aku nggak terlalu setuju untuk membiarkan pilihan itu tampak polos tanpa adanya ajakan. Apa kita mau membiarkan saudara kita memilih jalan yang merugikan dirinya sendiri (dan mungkin) orang lain? Saling nasehat-menasehati utk menerapi kebenaran itu baik, bukan? Sekarang tinggal appoach kita aja kepada saudara kita itu. Yang pasti hukum nggak mempan kl kesadaran nggak dibangun, dan kesadaran nggak bisa diraih kl orang itu nggak dikasih pemahaman ttg hukumnya. Masalah hukum mana yg mau dipake... hmm... kembali kpd agama dan kewarganegaraan orang itu kali ya. tapi tetep kok.. nasehat dengan kalimat yang baik itu is the best deh. daripada nggak ngasih nasehat kl ada yg berbuat salah trus tiba2 mengucilkan atau sikapnya lain ke org itu kan nggak fair namanya.
dydy wrote on Mar 31
albirru said
you know Siti Musdah Mulia itu lah mbak Dydy...
i don't know min...

iya saya bilang juga kalo pilihan,ya gitu. kalo bukan pilihan gimana...that's the question.
dydy wrote on Mar 31
sepertinya artikel yang di kompas lebih bagus nyampeinnya

http://www.kompas.com/read.php?cnt=.xml.2008.03.28.0004428&channel=1&mn=20&idx=22
albirru wrote on Mar 31
dydy said
i don't know min...

iya saya bilang juga kalo pilihan,ya gitu. kalo bukan pilihan gimana...that's the question.
dia itu temennya ulil absar abdallah mbak. know him? hehe... sok atuh cari tau...

kl bukan pilihan? hmm... seseorang yang lahir cacat tanpa kaki juga nggak punya pilihan. Apa bisa dia menggugat Tuhan agar memberinya sepasang kaki yg sehat? Dengat kecacatannya itu dia bisa jadi pengemis atau atlit lari orang2 cacat, itu pilihan hidupn dia yang bisa ia tekuni salah satu di antaranya. Kl kita punya niat, pasti ada jalan dan niat itu akan membuat hidup kita beda. Tinggal kita yang mensupport penuh orang2 yg punya semangat untuk menjadi lebih baik, ya mbak Dy...
albirru wrote on Mar 31
dydy said
sepertinya artikel yang di kompas lebih bagus nyampeinnya

http://www.kompas.com/read.php?cnt=.xml.2008.03.28.0004428&channel=1&mn=20&idx=22
iya terasa lebih "ramah" penyampaiannya ya
intinya sih... kita harus rangkul mereka ya kan?
alittlethingmeanalot wrote on Mar 31
dydy said
tapi kalo homoseksualitasnya hereditary, sudah tertulis dalam DNAnya misalnya, yang lain dari kenormalan, bisa disalahkan nggak? dosa, atau sakit, atau memang tidak punya pilihan?
kalo kata ustz Aam..yang itu namanya penyakit..
tapi ahrus benar - benar test psikologi dan kesehatan...
salah satu jalan-nya yaaaa....disembuhkan dg ganti jenis kelamin..
masalahnya banyak gay yang tetap pingin jadi pria dan lesbian tetap pingin jadi perempuan
allahu'alam bi showab...
tapi ya mungkin yang genetik ini juga dicoba dulu apa yang kata mbak mimin ya teh?
coba diluruskan dan diajak ke jalan yang benar
soalnya ada juga yang jadinya sembuh dan menikah serta punya anak..
padahal dia sudah merasa punya "kelainan" sejak masih kecil...
allahu'aalm bi showab
mmh ada di majalah Femina jaman heubeul kalo gak salah :D
liasaja wrote on Mar 31
dydy said
saya heran kenapa kaum gay dikucilkan tapi koruptor enggak ya?
padahal gay paling jauh juga merugikan dirinya sendiri, sementara koruptor merugikan orang banyak...
Karena yang Gay nggak bagi2 uang kayak koruptor :D.

Koruptor merugikan orang banyak yang tidak kebagi, kalo yang kebagi mah nya sami we untungnya. Hehe heureuy heula ieu mah ceu...da soal si homseu mah si sayah komen di kanti tuh :)
dydy wrote on Mar 31
@mimin : bukan masalah menggugat Tuhannya, tapi salah atau enggaknya dia jadi homo. Tanpa kaki mah dalam islam kan bukan terhitung dosa, nggak bisa dibandingin.

btw, saya kadang-kadang baca juga pemikiran JIL, ada yang sependapat ada yang enggak. Biasa lah, baca segala-gala juga ada yang sependapat ada yang enggak, siapapun yang ngomong. Saya nggak mau menilai suatu pendapat dari siapa yang ngomong, tapi dari isinya.

@lia : tah! tepat sigana nu ieu mah...:D
itasyam wrote on Mar 31
asyikkkk...ti kamari ngecek terus ternyata makin seru yah...sok lah semua orang bebas mengeluarkan uneg unegnya kan teh dy...he..he..
dydy wrote on Mar 31
betul teh ita...silakan mau komen...yang penting objektif...
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help