Habis liat
postingannya mbak Dian tentang mobil yang penuh dipasangin stiker termasuk stiker-stiker anti Bush, saya jadi inget pengen nulis tentang ini udah lamaaa banget. Tentang budaya mengolok-olok di Amerika.
Di sini salah satu acara rutin setiap malam di beberapa tivi nasional adalah acara-acara talkshow semacam Tonight Show (Jay Leno, NBC), Late Show with David Letterman (CBS), yang di luar talk show isinya seringkali mengolok-olok siapapun yang bisa diolok-olok, semata-mata buat hiburan bikin ketawa penonton.
Selebriti, jelas. Politikus, sering. Termasuk presiden (sering banget sih ini mah).
Kalo di Indonesia, pasti sudah dikategorikan penghinaan terhadap presiden, mungkin ditangkap dan dipenjara (masih nggak kayak gini?). Tapi kalo di sini nggak gitu. Orang sudah terbiasa dengan budaya olok-olok, jadinya humor atau heureuy semacam ini nggak jadi masalah (mungkin kecuali buat yang dijadiin bahan olok-oloknya). Selama tidak berupa hate speech, bebas-bebas aja.
Makanya, orang barat nggak bisa ngerti kenapa muslim harus marah-marah kalo mereka mengolok-olok nabi Muhammad. Di sini mengolok-olok siapapun sudah biasa, termasuk Yesus, bahkan Tuhan sekalipun. Mungkin karena budaya mengolok-olok sudah mendarah-daging? Saya sendiri suka bingung, apa orang sini nggak ada respek sama sekali sama orang lain?
Sepertinya di Indonesia udah mulai juga ya? Korbannya para artis?