Tadi sambil nonton CNN, ada berita pembakaran rumah-rumah mewah di Seattle yang diperkirakan dilakukan oleh kelompok environmentalis radikal. Lalu saya nanya sama suami, "Kenapa sih orang bisa jadi radikal gitu?". Jawabannya diplomatis, "Musuh manusia itu ada tiga : ketidaktahuan/kebodohan, ketidakpedulian, dan kemiskinan". Hmmmm...sepertinya saya disuruh mikir sendiri berdasarkan jawaban ini.
Katanya sih rumah-rumah mewah itu dibakar karena dianggap tidak ramah lingkungan. Padahal katanya lagi rumah-rumah itu dibangun dengan recyclable materials. Kalo si kelompok itu tau, apakah masih dibakar? Atau dia tidak peduli dengan fakta itu, dan stubbornly menganggap dia yang paling benar sehingga sah-sah saja membakar properti orang lain? Atau karena rumah-rumah itu mewah, menimbulkan kecemburuan sosial si pelaku pembakaran?
Mungkin kalau radikalisme dan ekstremisme dalam berbagai bidang dianalisis, ketiga musuh itu muncul sebagai penyebabnya. What can we do? Belajar. Semakin kita tahu semakin tahu kita bahwa kita tidak tahu. Peduli, toleransi, open mind. Beramal, santuni yang miskin sekemampuan kita, hidup tidak berlebihan, tidak bermewah-mewah.
Ah...berlebihan memang tidak baik kan?
 | Jawaban itu asalnya dari orang tuanya. Sekalipun miskin, kalau orang tua bisa mengajarkan bagaimana bisa berjuang keluar dr kemiskinan itu, gigih menjalani hidup, anak akan niru. Kalau anak dr kecil diajarkan kebencian dan iri-hati, anak akan melihatnya sebagai sumber pandangan hidup. Apapun keadaan kita, kita mesti bijaksana menterjemahkannya. Mau kaya, miskin, pinter, bodoh, itu kadang cuma sandangan saja di samping status. Kalau dari kecil orang tua mengajarkan anak2nya untuk perduli, suatu saat dia akan membalas keperdulian itu. Seperti layaknya karma, di dunia ini segalanya mesti seimbang. Kalau ada sekelompok orang yg sampai ekstrim begitu, maka akan muncul saingannya. Seperti yg ada dlm ajaran Islam, "Tiap anak itu dilahirkan suci. Orang tuanyalah yang menjadikan mereka berbeda." |
 | iya, teh dy... saya pernah sampe kepikiran gini... "ga mau kaya, takut lupa diri"..^_^ padahal banyak buku yang intinya berisi .. "jangan takut kaya, kaya itu perlu, siapa aja bisa jadi kaya.. bla bla bla ..." bener sih.. tapi kalo udah jadi kaya.. trus gimana? nambahin kekayaan?
yang saya pegang: harta dunia ga akan dibawa mati. Yang penting hidup di dunia ini dijalani dengan ketenangan jiwa dan hati.. insya Allah.. yang baik2 lainnya akan mengikuti kan... ^_^
itu opini saya...
|
 | ada (banyak) yang ga tau tapi ga mau tau (baca: ga mau belajar), ada yang tau tapi ga peduli... :D Seandainya waktu Aida nanya "Kenapa ada orang jahat ma?" gue bisa kasih jawaban yang memuaskan...hehe.. waktu itu (dia umur 3 tahunan) gue jawabnya: orang jahat karena mereka tidak peduli sama orang lain... |
 | Lingkungan di sekitar kita juga membawa pengaruh besar. Media juga sering menyebarluaskan berita-berita yang malah menyulut orang untuk jadi radikal dan extrim.. |
 | ah, kirain kejadian bakar2an gitu cuma di indonesia aja.. ternyata di sana juga... ^_^; |
 | bener mbak, berlebihan emang gak baik hmmmmm... tp kenapa harus jadi radikal gitu? |
 | beberapa waktu lalu nonton tv, ada berita demo/protes karena pembagian raskin gak bener di suatu daerah. Protesnya dilakukan dengan membuang, menyebar & menginjak-injak beras di sepanjang jalan desa. *bukan nonton ayat2cinta yg bikin nangis, tapi nonton beginian yg bikin aku nangis :(*
tiga musuh itu masih ada dalam selimut... |
 | kalau kecenderungan manusia merasa paling benar, masuk mana, Dy? |
 | dydy wrote on Mar 5, edited on Mar 5 kalau kecenderungan manusia merasa paling benar, masuk mana, Dy?  yang nggak pedulian kali...sama kebodohan juga ding...nggak tahu kalo dia itu bukan yang paling benar... aku kayak gitu nggak Cha? |
 | orang yang berasa paling benar, sesungguhnya dialah yang bodoh |
 | iya teh dydy..... aku tau itu lokasi arsonnya.... kita sbg arsitek ngerasa gimana gitu ngeliat multimillions of dollar houses abis gitu aja. Kabarnya rumah2 itu blm ada yg laku, masih dlm investigasi, apakah arsonic ini utk mendapatkan insurance atau memang semata hate crime dr pihak environmentalist. Apa2 yg berlebihan memang berbuntut ekstrim jadinya....:(( |
 | Ternyata di sono ada FPInya juga :p Bener Mbak, ketidaktahuan, ketidakpedulian itu bahaya banget... tapi kalo kemiskinan, kayaknya yang bahaya itu kalo kemiskinan akibat kebodohan dan kurang upaya. Kalo miskin harta tapi kaya hati sih, malah mulia kan :) |
 | Tanpa maksud mendukung kelompok yang dituduh, ya... Kalaupun dibuat dari recycled materials, apakah lahannya tidak termasuk lahan yang seharusnya diperuntukkan untuk lahan hijau? (memangnya Indonesia, dijanjikan lahan untuk penghijauan, tau2 beruah fungsi jadi apartemen) Apa itu benar? si pengembang punya masalah keuangan ga kira2. Bisa jadi kejahatan untuk mendapatkan polis asuransi. kadang2 aku juga pengen berbuat sama dengan yg dituduh, cuma mikir2 lagi karena aku ga mau masuk penjara :P |
 | hmmm..baru tahu juga 3 musuh manusia itu, bener sih kayaknya, jadi yang sedang-sedang aja ya..., hmm..jadi inget lagu dangdut nih :-) |
| |